cerita dewasa

Memuaskan Birahi Ayah dan Kakek

Sebelum menginjak ke ceritaku yang teragis ini aku akan Perkenalkan terlebih dahulu panggil saja namaku Ernita, aku anak pertama adek adekku laki laki semua, sekarang aku yang berumur 21 tahun menginjak kata dewasa, banyak yang bilang kalau aku itu anggun, berbadan tinggi berkulit putih dan aku mempunyai ukuran BH 36B, cantikku ini keturunan dari ibu, ibuku juga cantik tapi nasibku tak juga ikut cantik karena aku diperkosa oleh ayah dan kakekku.

Memang aku akui semua orang laki laki jika memandang diriku selalu berdiri anunya karena ke seksianku ini, oke lanjut dimana aku akan bercerita awal mula aku diperkosa, saat itu ibuku yang sakit sedang di rawat di rumah sakit, antara aku , ayah dan adekku saling bergantian menjaga ibu, ibu sudah dirawat di rumah sakit kira kira 1 bulan.

Suatu hari waktunya gantian untuk menjaga ibu, aku dirumah dan adekku yang menjaga ibu di rumah sakit, karena kamar adekku tidak kepakai hari itu aku ingin tidur di kamarnya aku tengok tengok ke kanan ke kiri kamar adek aku lihat majalah yang berisikan gambar gamabr fulgar dan ada narasi ceritanya, karena aku dan adekku umurnya terpaut 2 tahun.

Aku buka buka setiap halamannya makin lama makin lama aku terangsang, sekitar jam 9 malam ayahku sudah pulang kerumah dan adekku sudah di rumah sakit, ayah mencariku dengan memanggilku Erni erni kamu sudah tidur, aku menjawab belum yah, dia menghampiriku di kamar adekku,

“lha kamu kok tidur disini Er, tanya ayah??
“posisiku sudah terlaentang di kamar tidur, tapi aku lihat ayah yang di depan pintu wajahnya agak sedih”
“kenapa yah , ibu gak apa apa kan? Tanyaku.
Ayahku langsung mendekatiku dan memelukku sambil meneteskan air matanya,
“yang sabar ya sayang , karena kondisi ibu belum ada perkembangan, ayahku menahan tangisnya dan aku meyakinkan ayah , bahawa ibu tidak apa apa pasti akan sembuh.

“Erni, ayah tidak yakin, ibumu tidak akan bertahan lama? tangan ayah masih memelukku.
Aku meyakinkan ayah lagi, kalau missal ibu kenapa kenapa ayah gak usah sedih karena masih ada aku dan adek yah, ayah harus tegar.
Kemudian ayah mencium keningku dan bilang kalau ayah sayang banget ama kita.

Kemudian setelah mencium keningku ayah mencium kembali di pipiku , dan ingin menuju ke kamarnya tapi ada sedikit perasaan yang tak biasanya, aku sedikit merangsang saat ayah memperlakukan itu pada diriku, apalagi saat itu aku habis membaca majalah porn punya adekku, dari ciuman ayahku aku kembali mencium bibirnya ayah dan ada sedikit sentuhan dari lidahku yang masuk ke dalam mulut ayah.

Ayah sontak sedikit agak kaget, karena perlakuanku itu, tapi ayah juga mengikuti alur ciuman tersebut, aku lihat ayah juga mulai terangsang tangan ayah meyikap diriku dan menjatuhkan aku ke ranjang kemudian dari selimut yang aku tindih juga di singkirkan aku yang sedang memakai pakaian daster, dengan posisi ayah di atasku dan aku dibawah tangan ayah yang kiri sudah masuk dia antara pahaku dan menyentuh memekku yang masih terbungkus oleh CD.

Dimainkanlah memekku dengan jarinya digesek gesek , tubuhku sampai menggelinjang akan sentuhan itu, smentara tangan kanannya juga memegang payudaraku dan dibukalah dasterku sehingga putingku yang berwarna merah muda sudah keras dipilin pilin oleh jari ayah, gantian antara kiri dan kanan di pilin gantian, kemudian tak lama mulut ayah turun kebawah untuk mengemut payudaraku.

Semakin geli gimana tubuhku saat mulut ayah dan lidahnya memeainkan payudaraku, ahhhh ahhh tubuhku menggelinjang, karena aku sudah buta kalau itu adalah ayah sendiri dan sebab aku sudah terangsang duluan untuk melampiaskan hasratku, aku anggap ayahku adalah lelaki yang bisa memuaskan nafsuku.

Tangan ayah menyuruh tanganku untuk memegang kontolnya yang sudah menegang dan besar, aku buka celana jeansya dan aku buka masuk perlahan ke dalam celana dalamnya aku sudah memegang kontolnya, ayahku mulai terangsang berat dengan gigitan di putingku, semantara celana dalamku sudah dipelorotkan sampai kebawah, sehingga memekku terlihat benar.

Bentuk memekku sudah menggunung dan mengeluarkan cairan, memang memekku kalau aku mandi sering aku rawat dengan daun sirih jadinya masih keset dan harum, ayahku juga bertanya harum sekali memekmu.

“iya yah karena aku sering rawat”
“ohhh ayah makin senang dan makin suka Erni dengan bau ini”
Ayahku semakin semangat dengan gerakannya yang memainkan memekku.
Aku berbsisik di telinga ayah” ayah kalau mau juga bisa menjilat memek Erni atau mau dimasukkan oleh kontol ayah anggi juga mau”
Lakukanlah yah…. Erni udah gak sabar yah..
“ya udah Er, ayah siapkan kontol ayah yang memang ingin masuk ke lubang Erni”

Semakin lama semakin panas adegan ini, kemudian ayah berjalan kebawah dan menyusuri perut dan sampai di depan memekku, langsung dia menjilati dengan nafsu yang membabi buta, lidahnya memainkan antara klitorisku, tubuh menggelinjang ke atas ahhhhhh..ahhhhhh yahhh enak sekali permainanmu terus yah anggi semakin terangsang hampir sepuluh menit ayah memepermainkan memekku dengan mulutnya.

Aku tarik kepala ayah dan menghadapku, yah Er boleh mencoba kontol ayah itu???
Kamu mau Er, ya udah ayah keluarkan kontolnya, terus kepalaku sudah didepan kontol ayah aku mencoba untuk mengulum kontol yang besar, pertama mulutku tidak muat karena besar dan panjang kontolnya, wahhh hebat seklai kontol ayahku ini dalam hatiku enak ni kalau masuk di memekku aku pasti terpuaskan.

Kami ganti posisi dengan gaya 69 karena memekku juga masih gatel dan masih perlu dijilat, kira kira dengan posisi tersebut 15 menit, dan akhirnya ada yang keluar di vaginaku berupa cairan yang tapi ayahku dengan cekatan langsung dikulum cairan tersebut, aku mendesah aaahhh aahhhh punyaku sudah keluar duluan yah, sementara kontol ayahku aku lepaskan dari mulutku tubuhku ambruk.

Kemudian ayahku menatapku dan berkata , ayah boleh memasukkan kontol di memekmu Erni???
“iayahhhh gak papa yahhh , kataku sambil mendesah….
Kemudian ayah mengambil posisi dengan diatasku dan meraih memekku dielus elus memekku oleh kontolnya, ahhhh ahhhha aku semakin terangsang oleh gesekan benda tumpulnya, ayahku rupanya mencari celah supaya memekku tidak kaget dengan benda tumpul yang besar itu, setelah beberapa menit memekku sudah elastic dan sudah siap untuk dimasukki kontolnya,

Rupanya juga masih belum bisa masuk semua kontol ayahku, masih kepalanya ayang aku rasakan masuk kedalam memekku, kemudian ayah sedikit menggenjot kedepan untuk memaksakan kontolnya, Erni agak sakitttt ya blessssssssssssssssssssssssssss kontol ayahku masuk semuanya, ya yahhhh gak papa aku merasa sakit tapi nikmat.

Mataku yang sayuh sayuh sudah tak bisa apa apa karean terlena dengan kontol ayah. Ayah langsung memompo memekku dengan genjotannya, blesss blesss blesss rupanya sudah leluasa dan sudah licin, awwww awwww awwww
“pelan pelan ayahhhh , kataku sedikit manja”
“kamu kesakitan ya Er”
“tidak yah ayoo teruskan biar memek Erni lebar”
Dan lagi ayah menerobos memekku keluar masuk kelaur masuk.

Sambil ngentot mulut ayahku mengulum payudaraku dan memebasih dengan lidahnya, tanganku memegang kepala ayahku dan menekan supaya kontolnya lebih masuk kedalam, terusin yah lebih dalam Erni enak, ayah semakin buas dan memompa lebih cepat hampir satu jam aku dalam posisi di bawah lagi lagi aku orgasm eke dua kalinya sehingga paha ku terasa basah cairan yang bercampur.

Aku sampai berkeringat dan keringat ayahku menetes di badanku, tubuhku yang masih menggelinjang karena sodokan maut ahhhh uhhh arggg uhhh ahhhhhh semakin terasa becek di area memek dad gerakan ayah tak henti hentinya hingga badanku lemas sekali, tak berapa lama ayah menghentikan dan mencabut kontolnya dari memekku,

Ternyata ayah memintaku untuk ganti posisi, dengan posisi dogy style tubuhku jadi tengkurap dan dipegang memekku untuk dimasukki kontolnya lagi, kakiku sedikit dibukanya supaya gampang untuk masuk, dibersihkan memekku dari cairan yang sudah becek, dan blesss lagi kontol ayahku masuk sampai ke pangkal dan aku rasakan saat itu adalah seperti masuk kedalam rahimku, di pompa lagi dengan gerakan ayah maju mundur.

Tangannya juga memegang payu daraku, sekitar sepuluh mneit ayah mulai kelelahan dan berkata Erni, ayah mau keluar, aku meminta ayah agar spermanya dikeluarin didalam aja jangan di luar, belum aku selesai ngomong terasa memekku ada yang muncrat di dalam, dan crotttttt crottttt crottttttttttttt crottttt aku rasakan kehangatan yang muncul, ayahku langsung lemas dan menindihku. Kami pun terhanyut dalam suasan tersbut hingga akhirnya kami tertidur bersama.

Keesokan paginya kira kira pukul 6 pagi aku terbangun sedangkan ayahku masih tertidur pulas dengan kondisi yang masih telanjang, aku lihat kontolnya yang loyo dan terlihat sedikit cairan yang membekas aku lumat kontol ayahku yang rasanya sedikit asin gimana gitu, kemudian ayah bangun dan berkata.

“maafin ayah ya Er, ayah khilaf melakukan ini karena jujur saja ayah selama 3 bulan lebih tidak bisa merasakan ini kepada ibumu”
“iya gak papa yah, Erni juga senang bisa bisa memuaskan ayah dan aku juga terpuaskan, apalagi sperma menyembur didalam memekku. Erni juga mau kapan kapan lagi yah jika ayah tidak sibuk dan bisa bersama seperti ini lagi, ayahku juga sempat bengong kenapa hal ini bisa terjadi, tapi dengan gerakanku aku meyakinkan bahwa tidak terjadi apa apa dan dia memelukku dan membalas pertanyaanku tadi, ya gak apa apa Er.

Setelah kejadian ini, sewaktu dirumah hanya aku dan ayah kami melakukan hal tersebut hingga suatu hari ibuku meninggal dunia, kira kira aku dan ayah melakukan hubungan intim selama 2 bulan, sampai setalah ibuku di kuburkan dan menjelang hari ke 7 nya aku merasa ada yang ganjel karena selama seminggu memekku tidak terjamah.

Dirumah sudah ramai dari keluarga ibuku, ada kakekku yang di luar kota menginap dirumahku, kakekku seorang duda diumur yang 50 tahun dia ditinggal istrinya karena meninggal dunia, selama H 7 itu aku sering menyendiri dikamarku dan kadang pula aku mengisi kekosonganku dengan membaca majalah porn dan melihat video bokep.

Karena aku sudah mulai terangsang akibat yang aku lihat aku mainkan jari jariku diselakangan dan menyentuh memekku yang sudah mengunggunduk saking asyiknya aku orgasme di dalam kamar aku lupa untuk mengunci pintu kamar , dengan mata melek tutup rupanya kakekku sedang mengamati yang aku lakukakan, aku kaget dengan sapaan kakek.

“Erni, kamu sedang ngapain tu??’tanya kakekku. Kakek mau pinjam handuk untuk mandi karena kakek tadi kekamar adekmu dia tidak ada jadinya aku kesini.
“karena aku kaget aku langsung menutup rokku dan mengangkat tanganku de belakang”
“lhoo kakek kok gak ngetuk pintu dulu, Erni kan kaget”
“kakek dari tadi sudah mengetuk pintu tapi kamu gak dengar karena kamu juga menyetel lagu, malah kakek gak sengaja melihat kamu sedang gituan”

“ahh kakek bisa saja, kemudian kakek malah bilang , boleh gak Er, kakek lihat itumu lagi, karena kakek sudah lama gak melihat lubang kayak gitu”
“karena kakek juga sudah lama gak melihatnya aku perbolehkan untuk dilihat. Dan jujur saja mumpung ada yang bisa dimainkan juga dalam hatiku”
“memek kamu bersih banget Erni, terawatt sekali kata kakekku, dan baunya juga harum, kakek boleh memegangnya Er???

“Tentu saja boleh kek karena kakek sudah melihat kakek harus memegangnya, pintaku” dan kalau mau jilat juga gak papa kek kan harum baunya” aku mencoba menggugah birahi kakek yang sudah lama dianggurin.

Kakek dengan nafsunya juga sudah ada di depan memekku dan mengelus ngelus menyilakkan rambut memekku dan lidah kakek juga sudah menjilati memekku dengan tangannya yang menempel di pahaku kakek juga masih ingat gimana caranya merangasang lawan jenisnya, pahaku diraba raba olehnya dan sudah terasa geli tubuhku.

Tangannya sudah mulai masuk kedalam memekku dan tak lama juga aku udah orgasmeee ahhh uhh ahhh uhh.. kekkkk , erangku mulai dihisap tipis tipis klitorisku dengan mulutnya, aku sedikit mengangkat pantatku supaya lidah kakek sampai kedalam memek, tubuhku serasa melayang “arrrgghhhhh”

Mataku yang merem melek menahan keenakan tersebut, tanganku sambil memegang kepala kakek untuk lebih dalam menyusuri lubang memekku, kakek sudah mulai buas karena tangannya juga udah memegang payudaraku dan meremas remasnya, di buka BHku dan memainka puitngku yang lama kelamaan keras.

Aku semakin tak terkendali, kepala kakekku aku tekan dan lagi keluarlah cairan yang kental dari memeku, “uhhh ahggg uhhh ahggg “punya Erni keluar kek, mulut kakek malah menganga dan cairan itu keluar tepat di dalam mulut kakek, Anggi lemas kek, kemudian aku tertidur lemas di atas kasur, dan kakek bersbisik kepadaku dengan rasa ingin dia meminta untuk penisnya masuk kedalam memekku.

Dengan rasa yang lemas aku iyakan permintaan kakekku, denga cepat kakek langsung mencopot celana dan bajunya dan celana dalamnya juga di copotnya aku lihat ternyat kakek sudah telanjang dengan penis yang belum tegang, mungkin karena umur juga penisnya juga belum tegang. Aku mencoba untuk menaikkan atau membuat keras batang penis kakek, aku elus elus dengan tangan dan aku usap usap pakai mulut, lama kelamaan penis kakek berdiri”aku lumat batang kakek supaya licin.

Langsung saja dengan buas kakek meletangkan kakiku agak diangkat, lalu ditempelkan penisnya ke memeku dan dengan gerakan pertama masuk semua penisnya, Bleessss blessss, lama kelamaan aku rasakan sedikit agak susah untuk masuk dari kemarin apa mungkin punya kakek lebih besar ketimbang ayah. Rupanya benar punya kakek lebih besar kalau sudah tegang.

Suara kakek yang desahan agak serak , hehgggg hekkhh hegghhh, dengan nafas yang terngah engah dia mencoba untuk memompa terus, sedangkan aku dengan mata merem melek menikmati perbuatan kakek, “kamu kok diam Er”, apa sakit ??tanya kakek.

“ahh gak apa apa kek, punya kakek kalau tegang juga besar sekali jawabku ,emangnya diapain ke setiap harinya kok bisa segede ini”
“iya kakek kalau pagi selalu minum telur ayam di campur jamu” waktu muda kakek sering minum itu nenek kamu kalau main sama kakek puas” sambil senyum sedikit.
“kamu entar aku buat puas Erni, tenang saja kekuatan kakek masih seperti yang dulu kalau soal ginian”

“memek mu juga oke banget Erni, lebih keset dari nenekmu, dalam hatiku juga kontolmu juga lebih panjang dan besar dan aku lebih suka dengan yang ginian”
Tak terasa kurang lebih 3 jam aku dipakai oleh kakek, berbagai posisi aku gunakan dari menugging, aku terlentang dan gantian aku diatas kakek, sampai 3 kali aku orgasme, tapi kakekku juga belum orgasme hanya satu kali dia orgasme di posisi terakhir, dengan cepat kakek berkata… blesss Erni punya kakek sudah mau keluar, langsung aku keluarkan memekku dan langsung sperma kakek keluar diaatas memekku.

Kami berdua pun tertidur sampai pukul 3 sore, dan kami bergegas untuk mandi dan membersihkan bekas lendir yang membekas, setelah hari berikutnya kakeku ijin untuk pulang ke rumahnya dan berkata kalau maen kesini lagi ya Er, kita ulangi, dan setiap akhir bulan kakekku sering datang ke rumah kita saling memuaskan. Begitulah kisah nyataku tentang pelampiasan hasratku.

Post Terkait