cerita dewasa

Cerita Sex Pemerkosaan Awalnya Ditipu

Rencana untuk berlibur kesampaian juga diman aku dan teman sekantor liburan ke pengandaran, berempat kami berangkat Aku, Sita, Zilfa dan cowoknya Zilfa namanya Edi, kurang lebih 6 jam akhirnya sampai di tempat tujuan kami sebelumnya sudah menyewa tempat penginapan satu rumah yang terdiri dari 2 kamar tidur 1 kamar mandi dan ruangan tamu.

Karena kami tiba sudah larut malam, maka setelah menurunkan barangbarang.. Kami pun langsung masuk ke kamar masingmasing, aku satu kamar bersama Sita, sedangkan Zilfa satu kamar bersama cowoknya, kamar yang aku tempati terdiri atas dua ranjang yang terpisah, sebuah lemari pakaian dan meja rias dengan kacanya yang besar dan jendela yang menghadap ke laut.

Karena capek, lelah dan ngantuk.. Kami pun langsung tidur tanpa ganti baju lagi. Keesokan harinya aku bangun jam 10 pagi dan aku melihat Sita sudah tidak ada ditempat tidurnya, aku pun langsung bangun dan menyisir rambutku yang panjang (sebahu lebih) dan keluar kamar, ternyata tidak ada siapasiapa..

Wah pada kemana mereka.. pikirku, tetapi tibatiba HP ku berbunyi, ternyata Sita menelphon.

Sudah bangun non.. serunya.

Kalian lagi dimana sih? seruku.

Oh iya.. Sorry, kita lagi pergi cari film nih.. Tadi enggak tega bangunin kamu.. seru Sita.

Yaa.. sudah.. Titip makanan yaa.. sahutku

Okey non lalu hubungan terputus.

Kini aku sendirian di bungalow itu, lalu aku pun segera mandi.. Dan menikmati segarnya guyuran air dari shower, setelah mandi akupun memakai CD dan BH warna pink (aku suka yang satu warna) dan memakai kimono, setelah itu aku dudukduduk disofa tamu sembari mengeringkan rambutku dengan handuk, tibatiba aku melihat secarik kertas diatas meja, disitu tertulis menyediakan jasa pijat, urut dan lulur dan dibawahnya ada nomor teleponnya.

Ah betapa enaknya dipijat.. Kebetulan badan lagi pegel.. pikirku sembari membayangkan dipijat oleh si mbok dirumah, lalu aku menelphon nomor itu dan diterima oleh seorang wanita disana, setelah mengutarakan maksudku, akhirnya wanita itu bilang.. Tidak lama lagi akan datang pemijat ke kamar aku, setelah itu akupun duduk menanti..

Tak lama kemudian pintu diketuk dari luar, segera aku bangkit dan membuka pintu.. Dan.. Terkejutlah aku, karena tampak seorang pria dengan baju putih berdiri diambang pintu, lalu.

Selamat siang neng.. Anu.. Tadi manggil tukang pijat yaa? seru pria itu.

Tampak pria itu berumur kirakira 45an, tidak terlalu tinggi tapi kekar dan berkulit coklat.

Eh.. nggak.. Anu.. Iya pak.. sahut aku, Anu.. Bapak tukang pijatnya..? tanyaku.

Pria itu tersenyum lalu, Iya neng.

Wah.. Kini aku rada sedikit panik, tidak menduga kalau tukang pijatnya seorang pria, tapi tanpa aku sadari aku malah mempersilahkan bapak itu masuk, setelah masuk.

Mau dipijat dimana Neng? tanyanya.

Ngk.. Di.. Kamar aja pak sahutku, lalu aku membiarkan bapak itu mengikutiku menuju kamar, tiba didalam kamar, bapak itu segera dengan cekatan membereskan ranjang tidurku, lalu menyuruhku untuk tengkurep diatas ranjang.

Aku mengikutinya, dan berbaring tengkurep diatas ranjang.. Lalu terasa tangan si bapak itu yang kasar itu mulai memijatmijat telapak kaki dan kedua betisku, aku benarbenar merasakan nikmatnya pijatan bapak itu, kemudian.

Maaf neng.. Kimononya dibuka yaa serunya,

Aku hanya diam saja ketika kimonoku dibuka dan diletak diranjang satunya lagi, kini hanya tinggal CD dan bra saja, setelah memijat betis dan bagian paha..

Si bapak beralih ke punggungku, memang terasa enak pijatan si bapak ini, setelah itu aku merasakan si bapak menuangkan oil ke atas punggungku dan mulai mengosoknya, lalu.

Maaf yaa Neng serunya sembari melepas tali BHku, aku hanya diam saja, kedua tanganku aku taruh dibawa bantal sementara kepalaku menoleh ke arah tembok, terasa geli juga ketika si bapak mulai mengurut bagian samping tubuhku.

Lalu terasa tangan si bapak mulai mengurut kebagian bawah dan menyentuh CD ku, lalu Maaf yaa neng.. serunya sembari tangannya menarik CDku kebawah, aku terkejut tapi anehnya aku membiarkan si bapak itu melorotkan CD ku hingga lepas.

Kini si bapak dengan leluasa mengurut tubuhku bagian belakang yang sudah telanjang itu, lalu si bapak mengosokan oil ke seluruh tubuhku bagian belakang dari pundak sampai ketelapak kaki dan dibawah sinar lampu kamar, aku yakin tubuhku akan tampak mengkilap karena oil itu.

Aku hanya berdiam diri saja.. Dan membiarkan si bapak mengurut bagian dalam pahaku, kedua kaki ku direnggangkan..

Oouhh.. Pasti sekarang dibapak dapat melihat kemaluanku dari belakang.. Pikirku, tapi aku hanya diam saja..

Dan diamdiam merasakan nikmat ketika tangan dibapak menyentuhnyentuh bibir vaginaku, lalu dibapak naik ke atas tempat tidur dan duduk berlutut diantara kedua paha ku, aku hanya bisa pasrah saja ketika si bapak merenggangkan kedua pahaku lebih lebar lagi dan membiarkan kedua tangan si bapak menguruturut bagian pinggir vaginaku..

Gilaa.. Aku terangsang hebat.. Dan setiap jarijari si bapak menyentuh bibir vagina ku.. Akupun mengelinjang.

Setelah cukup lama, akhirnya si bapak menuangkan oil ke atas pantatku.. Terasa cairan oil itu merambat melewati anus dan terus sampai ke vaginaku, kemudian dengan kedua tangannya.

Si bapak mulai mengurut bongkah pantatku, dan aku benarbenar merasakan nikmat dan membiarkan si bapak membuka bongkah pantatku dan pasti dia dapat melihat bentuk kemaluanku dengan jelas dari belakang berikut anus ku.. Oohh

Tibatiba terasa jarijari si bapak mengusapusap anus ku.. Gilaa.. Aku terangsang hebat.. Apalagi terasa sedikit demi dikit jari telunjuk dibapak itu dicolokcolok ke dalam anus ku.. Bergetar hebat tubuhku.

Dan tanpa aku sadari aku mengangkat pantatku hingga setengah menungging, tibatiba kedua tangan si bapak memegang pangkal paha ku dan mengangkat pantatku ke atas, aku menurut saja..

Hingga akhirnya aku menungging dihadapan si bapak itu, kepala ku.. kubenamkan ke atas bantal.. Dan membiarkan si bapak mempermainkan vaginaku dengan jarijarinya..

Tibatiba.. Ooouuhh.. Aku mengeluh panjang ketika terasa jari si bapak menyusup masuk ke dalam anusku..

Terasa sedikit mules ketika jari telunjuk si bapak itu di sodoksodok keluar masuk lobang pantatku, oohh.. Aku hanya bisa meringis saja dan akupun mengelinjang hebat ketika tangan si bapak yang satunya menyusupkan jarinya ke dalam liang vaginaku..

Gilaa.. Aku merasakan nikmat luar biasa.. Aku hanya pasrah saja dan membiarkan si bapak mengocokngocok vagina dan anusku dengan jarijarinya,

Tanpa sadar aku meluruskan kedua tanganku untuk menopang tubuhku.. Hingga kini posisiku seperti orang merangkak, sementara si bapak tetap duduk berlutut dibelakang. Cukup lama juga jarijari si bapak menyodoknyodok liang vaginaku dan lobang pantatku..

Dan aku benarbenar menikmati.. Sehingga tanpa sadar vaginaku sudah basah bercampur dengan oil.. Tibatiba aku merasakan ada sesuatu yang menempel dimulut vaginaku, ternyata si bapak telah mengarahkan batang kemaluannya ke bibir vaginaku, aku hanya pasrah dan membiarkan ketika secara pelanpelan batang kemaluan si bapak mulai ditekan masuk ke dalam vaginaku..

Oohh.. Nikmat.. Tanpa disadari.. Aku mengerakgerakan pinggulku juga, tubuhku terguncangguncang ketika si bapak mulai menyodoknyodok vaginaku dengan batang kemaluannya..
Aahh.. Nggkk.. Ohh.. Aku benarbenar merasakan nikmat.. Dan diamdiam aku mencapai klimaks tanpa sepengetahuan si bapak itu, tibatiba si bapak mencabut batang kemaluannya dari vaginaku..Cerita Sex Hot

Lalu oohh.. Gilaa.. Terasa ujung batang kemaluan si bapak ditempelkan ke anusku.. Wah dia mau menyodomi aku.. Pikirku memang aku pernah melakukan anal sex.. Tapi ini..

Lalu si bapak menarik kedua tanganku kebelakang dan menyuruh aku membuka belahan pantatku dengan kedua tanganku sendiri.. Kemudian terasa jarijari si bapak mengolesi anusku dengan oil..

Dan kadangkadang menyusupkan satu dua jari nya ke dalam.. Kemudian terasa pelanpelan batang kemaluan si bapak menerobos masuk ke dalam anus ku..

Aakk.. Nggkk.. Aku mengeluh.. Rada sakit dikit.. Tapi setelah semua batang kemaluan si bapak amblas.. Dan ketika si bapak mulai menyodoknyodok keluar masuk.. Ahh.. Nikmatnya.. Terasa sedikit mules tapi aku benarbenar enjoy anal sex ini..

Tetapi kini aku merasakan kenikmatan yang.. Tidak klimaksklimaks.. Sampai basah tubuh ku dengan peluh.. Tetapi si bapak tidak kunjung klimaks juga, rasa nikmat.. Mules.. Campur aduk.. Aku hanya bisa meringisringis sembari memejamkan mata saja, tetapi akupun tidak tinggal diam..

Jika si bapak menghentikan gerakannya, maka aku langsung mengerakan pinggulku majumundur sehingga batang kemaluan si bapak tetap keluar masuk lobang pantatku hingga akhirnya lama kelamaan gerakan si bapak semakin cepat.. Dan terdengar nafasnya yang semakin memburu, rupanya si bapak sudah mau klimaks..

Akupun membuka belahan pantatku semakin lebar dengan kedua tanganku, lalu terdengar si bapak mengerang aahh.. Nggkk.. Lalu ia menjabut batang kemaluannya dari lobang pantatku lalu disemburnya airmaninya kepunggungku crot.. crot..

Terasa ada cairan kental dan hangat membasahi punggungku.. Sampai kerambutku dan akupun seketika rebah telungkup.. Dengan nafas masih memburu.. Dan masih merasakan nyeri di duburku.

Setelah itu si bapak.. Pergi ke kamar mandi.. Akupun segera mengambil CD ku dan mengelap air mani si bapak yang belepotan dipunggung ku.. Tibatiba aku mendengar suara pintu dibuka..

Akupun segera mengenakan kimonoku dan berjalan keluar kamar.. Ternyata si bapak itu sudah tidak ada.. Loh gimana sih ini orang.. Pikirku.. Ah.. Biar aja kalau enggak mau dibayar..

Lalu akupun menuju kamar mandi.. Terasa lengket punggung ku karena oil tadi, tetapi tibatiba ada yang mengetuk pintu.. Akupun segera merapihkan kimonoku dan berpikir.. Pasti si Sita dan kawankawan sudah pulang, ketika pintu aku buka tampak seorang ibuibu dengan kebaya berdiri diluar.. Lalu.

Selamat siang neng.. Neng yang.. Mau dipijet kan? seru ibu itu.

Iya.. Ibu siapa tanyaku

Saya tukang pijatnya neng sahutnya..

Gilaa.. Siapa dong bapak tadi.. Walaupun aku terkejut.. Tetapi jujur.. Aku enjoy sekali dengan permainan si bapak itu.. Tapi.. Andaikan tunangan kutahu.. Ah.. Jangan sampailah.

Post Terkait